Pilih Paket C atau SMA?

JpegJAKARTA – PKBM Edukasi) Sejenak saat  penulis  memasuki ruangan Direktorat Pembinaan SMA (Dit PSMA)   ada yang menarik perhatian saya. Tepatnya di ruang tamu terdapat  brosur Paket C   berdampingan dengan brosur SMA. Timbul pertanyaan, benarkah Direktorat PSMA benar-benar serius menangani mutu pembinaan  Paket C  sebagaimana pembinaan kepada SMA?

Buru-buru penulis mengambilnya  dan  membacanya sambil menunggu proses penyerahan hasil Supervisi program Bansos Paket C yang saya monev kemarin.

Dengan adanya brosur Paket C dan SMA berdampingan saya mencatat point penting bahwa Paket C adalah program layanan pendidikan yang  sama derajat dan martabatnya dengan SMA.

Selain itu saya mencatat beberapa point penting:

Pertama, Jika masyarakat masih menganggap miring dengan Paket C, maka pemerintah justru menegakkan yang miring itu yang hampir jatuh terpuruk harga diri program ini yang sudah dijatuhkan oleh oknum di birokrat maupun di masyarakat.

Direktorat PSMA mengangkat harkat dan martabat program Paket C ini setara, se kufu, selevel, seirama , senafas dan senasib dan sepenanggungan dengan kakak iparnya yaitu Program SMA dan SMK. Paket C adalah sama derajat dan martabatnya dengan SMA.

Kedua, saat para penyelenggara program Paket C berusaha menolak diberesi mutunya, Pemerintah justru membuka kran luas kepada lembaga manapun tidak terbatas pada PKBM swasta atau PKBM Negeri, bahkan Pesantren, LKP, Majelis Ta’llim  dibolehkan melaksanakan program Kesetaraan, sehingga nantinya diharapkan ada peta yang jelas penyelenggara yg ideal atau yg abal-abal, yang tahunan atau yang musiman.

Ketiga, saat masyarakat menganggap Paket C akan diformalkan, pemerintah  justeru mengembalikan jatidiri nonformalnya sesuai aturan nonformal dan melarang diformalkan.

Keempat, Direktorat lain seperti  P2TK  yang menangani para  pendidik SMA/SMK/SLB  pun mulai memberikan penghargaan  kepada Pendidik Nonformal (Tutor), meski para tutor tidak diberikan tunjangan, hal ini dapat dimenegerti karena regulasi tentang itu hanya ada pada guru di pendidikan formal. Namun satu kemajuan adalah mereka memberikan penghargaan setara dalam bentuk lain,  misalnya dalam event nasional, semisal lomba guru, pengawas, dan kepala sekolah berprestasi, tutor kesetaraanpun diikutsertakan tanpa membedakan dengan ptk formal. Penghargaan lainnya, mengikutsertakan dalam bimtek nasional untuk para tutor pilihan setiap tahun.

Jika kemudian ada isu bahwa Pendidikan Kesetaraan ingin ditarik kembali kepada Direktorat Dikmas sebagai yang pernah melahirkan, apa kira-kira alasanya,  apakah karena  dulu belum sempat membangun dan membina Paket C dengan pembinaan yang intensif, sehingga sejak kelhiran dua Peraturan Menteri untuk Nonformal yaitu Permendikbud no.14/2007 dan Permendikbud no.3/2008   tahun 2007 baru berjalan pembinaan belum genap 3 tahun oleh Direktorat  Pembinaan SMA. Jadi selama permen tentang Paket C lahir, pembiaran terhadap pelaksanaan Paket C  upers kini dampaknya masih terasa sekarang.

Dengan niat baik pemerintah ingin meningkatkan mutu Paket C agar lulusannya setara dengan SMA, maka kepada masyarakat dapat menggunakan kesempatan memasuki Paket C yang kini tengah ditangani oleh Direktorat ini dengan lebih intensif.

Silakan download Brosur Paket C, dari Direktorat Pembinaan SMA. halaman muka  , halaman belakang

Iklan

Jadwal UN dan UNPK 2013

english-compositionBerikut ini adalah jadwal ujian Nasional dan Ujian Nasional Program Kesetaraan (UN – UNPK) 2013. Rencananya akan berbarengan antara sekolah formal dan sekolah non formal seperti kejar Paket.

Jadwal yang telah beredar berikut ini didapat dari sms penilik kami yang telah diberitahu dan disuruh menyebarkan kepada masyarakat. Namun begitu, jadwal ini  belum resmi dirilis oleh Kemendikbud, masih menunggu tanda tangan Menteri.

Untuk Kisi-kisi Ujian Paket bisa dilihat dan didownload Kisi-Kisi-PAKET-A-B-C.

Jadwal UN 2013 SD/MI

Jadwal Latihan UN SD Tahap I 21-23 Maret 2013
Jadwal Latihan UN SD Tahap II 15-17 April 2013
Ujian Nasional SD Utama 6-8 Mei 2013
Ujian Nasional SD susulan 13-15 Mei 2013
Jadwal UN 2013 SMP

Jadwal Latihan UN SMP Tahap I 21-23 Feb 2013
Jadwal Latihan UN SMP Tahap II 18-20 Maret 2013
Ujian Nasional SMP Utama 22-25 April 2013
Ujian Nasional SMP susulan 29 April – 2 Mei 2013
Jadwal UN 2013 SMA/SMK

Jadwal Latihan UN SMK tahap I 21 – 23 Feb 2013
Jadwal Latihan UN SMK tahap II 18-20 Mar 2013
Jadwal Latihan UN SMA Tahap I 25-27 Feb 2013
Jadwal Latihan UN SMA Tahap II 20-23 Maret 2013
Ujian Nasional SMA/SMK Utama 15 – 18 April 2013
Ujian Nasional SMA/SMK susulan 22 – 25 April 2013

Begitu pula, tentang kepastian apakah jadwal UNPK apakah jadi bersamaan atau setelah pelaksanaan UN juga masih menunggu rilis resmi kementerian.

Ujian Paket C

Kapankah pelaksanaan ujian paket C setara SMA tahun 2012 ini? hingga bulan Juni pertengahan belum juga dilaksanakan. Sebelumnya ada isu, akan dilaksanakan pada bulan Juli, kini mundur kembali. Rupanya, Diknas main-main dan tidak serius dengan pendidikan non formal yang sangat penting dan begitu membantu program education for all di negara ini.

Baca lebih lanjut

Manfaat Ujian Paket C

Jawaban dari pertanyaan itu jelas manfaat sekali. Karena pelajar yang drop out, membuat orang tuanya sedih, atau karena kondisi yang memungkinkan tidak bisa sekolah, atau bagi yang usianya sudah tua tapi dalam kondisi membutuhkan ijazah setingkat SMA.

Baca lebih lanjut

Ujian Paket C Solusi Cepat Dapat Ijazah

Sekarang ini, bagi anda yang putus sekolah dan ingin mendapatkan legalitas ijazah setingkat sekolah formal secara  legal, maka mengikuti program kesetaraan Paket A/B/C adalaah solusi yang praktis. Paket A untuk yang belum tuntas sekolah SD, Paket B untuk yang belum tuntas di SMP dan Paket C untuk yang belum tuntas tingkat SLTA.

Baca lebih lanjut

Paket C

Latar Belakang

Tinginya angka putus sekolah pada jalur pendidikan formal setingkat SMA di DKI masih cukup besar. Begitu juga angka tidak sekolah. Dari data  Bapedal Jakarta, angka putus sekolah di tingkat SMA mencapai 2.180 orang di 2009 dan 1.966 orang di 2010 dari total 92.445 orang siswa. Untuk SMK angka putus sekolah mencapai 728 orang di 2009 dan 955 orang di 2010 dari total 35.990 orang siswa. Ditambah lagi dengan angka tidak melanjutkan sekolah dari tingkat SMP.

Baca lebih lanjut