PPDB Paket A, Paket B dan Paket C

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) PKBM Edukasi Jakarta tahun ajaran 2017/2018 telah dimulai sejak tanggal 5 – 15 Juli 2017. Kepada masyarakat yang ingin memasukan putra-putrinya atau saudaranya ke program pendidikan setingkat SD, SMP dan SMA silakan datang ke tempat kami.

Fasilitas:
1. Ruangan full AC

2. Gedung milik sendiri

3. Tidak perlu pake Seragam

4. Waktu beljar Sabtu dan Minggu

5. Jam belajar fleksibel

6. Akses internet free 10 mb

Syarat-syarat:

  • Paket A 
  1. Memiliki Akte kelahiran dan KK
  2. Bebas usia
  3. Foto ukuran 3 x 4 dan 2 x 3 cm (masing-masing 5 dengan foto background merah berbaju putih)
  4. Guru bisa ke rumah (homeschooling)
  5. surat pindah bagi yang pindah sekolah
  6. Mengisi formulir
  7. membayar pendaftaran
  8. Biaya pendaftaran Rp 500.000,-
  • Paket B (SMP) 
  1. Memiliki Akte kelahiran dan KK
  2. Bebas usia bagi yang lewat usia sekolah
  3. Guru bisa ke rumah (homeschooling) bagi yang masih usia sekolah
  4. surat pindah bagi yang pindah sekolah
  5. Mengisi formulir
  6. Foto copy Ijazah SD/MI/Paket A yg telah dilegalisir oleh sekolah (stempel asli)
  7. Foto copy raport terakhir dengan legalisir dari sekolah (cap asli)
  8. Foto ukuran 3 x 4 dan 2 x 3 cm (masing-masing 5 dengan foto background merah berbaju putih)
  9. Biaya pendaftaran Rp 500.000,-

 

  • Paket C (SMA) 
  1. Memiliki Akte kelahiran dan KK
  2. Bebas usia bagi yang lewat usia sekolah
  3. Guru bisa ke rumah (homeschooling) bagi yang masih usia sekolah dan ingin belajar di rumah.
  4. surat pindah bagi yang pindah sekolah
  5. Mengisi formulir
  6. Foto copy Ijazah SMP/MTs/Paket B yg telah dilegalisir oleh sekolah (stempel asli)
  7. Foto copy raport terakhir dengan legalisir dari sekolah (cap asli)
  8. Foto ukuran 3 x 4 dan 2 x 3 cm (masing-masing 5 dengan foto background merah berbaju putih)
  9. Foto copy raport terakhir yang dilegalisir (stempel asli dari sekolah)
  10. Biaya pendaftaran Rp 500.000,-

 

Pendaftaran:

  1. setiap hari  (Senin – Minggu)
  2. Jam 8.30 – 21.00

PKBM Edukasi Jakarta

Jl. Peninggaran Timur II/2 RT.005/09 Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan.. Phone: 021-7293220, 081284122450, 0852 1605 4445, 0812 9792 0568 (ibu Siti)

 

 

Iklan

Aplikasi Membuat SKL

SKL Paket CMembuat Surat keterangan lulus (SKL)  bagi sebagian kita memang mengasikan dengan cara diketik satu persatu di program pengolah kata seperti microsoft word atau sejenisnya. Masalahnya jika peserta didiknya banyak sekali, tentu merepotkan harus copy paste dan mengganti satu persatu. Nah postingan ini unntuk mengatasi bagaimana mengerjakan SKL dalam waktu kurang dari lima menit tapi mampu menangani peserta didik ratusan. Syaratnya, memiliki data kelulusan Ujian Pendidikan Kesetaraan dan Ujian nasional yang nilainya sudah diinput  dalam tabel.

Baca lebih lanjut

e-Raport Paket A dan B

raport paket A

Raport paket A

Alhamdulillah akhirnya raport Paket A, Paket  B dan Raport versi baru Paket C telah rampung dibuat. Sebelumnya sudah dibuat raport digital Paket C   dipakai oleh teman-teman penyelenggara Paket C seluruh Indonesia atas inisiatif dari  Direktorat Pembinaan SMA yang waktu itu Paket C masuk dalam binaanya. Yang jelas e-raport ini dibuat agar tidak repot, simple dan mudah dipakai.

Karena kendala di sana-sini, kami belum bisa menyelesaikan aplikasi raport Paket A dan Paket B.  Namun  akhirnya baru tahun baru inilah raport ini sudah bisa diunduh dan diupload untuk siap dibagikan kepada teman-teman.

Baca lebih lanjut

Mengikuti Sosialisasi Dapodik Kesetaraan

Data pokok pendidikan (dapodik) khusus kesertaaan kini sudah diluncurkan, semua satuan pendidikan seperti PKBM yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan wajib menginput data.

Bertempat di PKBM Negeri 09 Cilandak,  antara jam 09-14.00 Suku Dinas  Jakarta Selatan Wilayah 1,   mengikuti sosialisasi dapodik kesetaraan Dikmas, di PKBM Negeri 09. Dibimbing oleh tenaga ahli yang terbiasa mengurus Dapodik  Bapak Andung dengan didampingi Kepala Seksi PNFI Jakarta Selatan 1, Ibu Ernita Sinaga.

Baca lebih lanjut

Dua Peserta Didik Edukasi Jakarta Tembus PTN

Melalui jalur SBMPTN (Seleksi bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Hamda dan Rama diterima di perguruan tinggi negeri (PTN).

Dua peserta didik itu adalah Rama, setelah gagal di pilihan pertama kampus ITB namun bisa diterima di Fakultas teknik jurusan teknik elektro Universitas Negeri Jenderal Soedirman, Purwokerto Jawa Tengah. Kemudian Hamda, gagal di pilihan pertama UI namun masih  diterima di fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Negeri TIrtayasa, Serang, Banten.

Baca lebih lanjut

Aplikasi Nilai Pendidikan Kesetaraan (ANIPEKA)

anipeka-cSetelah sukses menerbitkan aplikasi raport pendidikan kesetaraan, ketua PKBM Edukasi meluncurkan kembali aplikasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan kesetaraan, yaitu Aplikasi Nilai Pendidikan Kesetaraan (ANIPEKA) Aplikasi Nilai Pendidikan Kesetaraan ini merupakan apliasi yang sangat bermanfaat bagi lembaga penyelenggara program Kesetaraan khususnya di wilayah DKI Jakarta, sebab dengan aplikasi ini, bukan mengadminisrasikan nilai semester saja  lebih lanjut dapat menata penilaian ujian pendidikan kesetaraan (UPK). Pengguna hanya memasukan nilai angka saja, selanjutnya, aplikasi yang dibuat mudah di excel ini akan menghitung sendiri berapa nilai rata-rata dan berapa nilai akhir. Selain itu penghitungan berikutnya adalah apakah peserta didik dinyatakan nilainya mendekati kelulusan atau jauh dari lulus, semua itu dapat dengan mudah ditemukan dalam aplikasi ini. Kendala selama ini yang ada di pendidikan kesetaraan adalah masalah administrasi penilaian, maka diharapkan dengan upaya ini, dapat menjawab persoalan yang berlarut-larut di pendidikan kesetaraan. Apliasi ini dapat dipakai oleh siapa saja, bahkan bagi yang baru mengenal komputer sekalipun. Aplikasi yang telah pernah diposting di grup HPTIK-PNF ini berguna untuk mengadministrasikan nilai-nilai pendidikan kesetaraan seperti Paket A, Paket B dan Paket C. Aplikasi ini khusus untuk  program Paket C. Adapun untuk Aplikasi nilai Paket B dan Paket A tengah diupayakan untuk segera dilaunching.

Petunjuk Penggunaan:

Aplikasi ini dipersiapkan sebagai format pendukung / bantuan yang dipergunakan untuk menginput / memasukkan Nilai Raport semester 3 s.d. 5 serta  Nilai Ujian Pendidikan Kesetaraan semua bidang studi pada Paket C yang mana sesuai dengan POS, kedua nilai tersebut (0,7 Nilai DK +0,3 Nilai Ujian PK) menjadi Nilai Pendidikan Kesetaraan.  Dengan program pada outputnya dapat dihasilkan Nilai Pendidikan Kesetaraan (pada sheet Print-Nilai Sekolah) Baca lebih lanjut

Aturan paket C sejak 2007, hingga kini Masih Bingung

JpegAturan mengenai pembelajaran program kesetaraan SMA (Paket C) sudah dibuat tahun 2007, namun hingga kini, masih banyak yang bingung menerapkannya.

Para penyelenggara program kesetaraan SMA khususnya tutor masih banyak yang belum memahami bagaimana mengelola pembelajaran yang sesungguhnya hingga akhir tahun 2014 ini.

Hal itu dikemukakan oleh nara sumber bapak Fauzi Kromosudiro, dari tim Paket C Direktorat Pembinaan SMA di PKBM Negeri 26 Bintaro dalam acara Inhouse training (IHT) tadi siang hingga dua hari ke depan. (Kamis, 18/12).

IHT yang akan berlangsung hingga 20 Desember ini merupakan program Direktorat Pembinaan SMA (DItPSMA) untuk Paket C penerima bansos yg berjumlah 50 lembaga seluruh Indonesia. PKBM Negeri 26 merupakan satu dari 4 PKBM pilihan direktorat untuk membelajarkan program paket C model.

Acara ini dibuka oleh Kasi PNFI Jakarta Selatan, ibu Tikrawati didampingi oleh penilik kec. Pesanggrahan, Bapak Yusuf Musa, rencananya acara ini diprogramkan untuk 50 pendidik Kesetaraan Paket C.

Dalam sesi materi, menurut pria yang mirip alm Munir ini, banyak penyelenggara Paket C yang tidak mengerti aturan main mengemas pembelajaran di Program paket C ini. Misalnya bagaimana seorang penyelenggara membagi jadwal pelajaran, ada yang asal jadi, ada yang dapat dipertanggungjawabkan karena hasil pemetaan SKK (satuan kredit kompetensi), di mana sumber SKK sendiri dikutip dari struktur kurikulum Paket C pada Permendiknas no. 14/2007.

Dalam acara IHT inilah, sesi pemetaan SKK merupakan sesi penting yang masing-masing tutor dapat memahami di mana harus pembelajaran tutorial, kapan harus mandiri dan bagaimana menata tatap muka. Selain itu, bagaimana para tutor diberi informasi bagaiaman mendistribusikan jumlah SKK untuk 6 semester (3 tahun) sebagaimana yang dijelaskan dalam struktur Kurikulum Kesetaraan SMA (Paket C).

Dari pemetaan SKK inilah sebenarnya bagaimana peluang dan juga kesempatan lembaga untuk membuat pembelajaran itu disesuaikan dengan kondisi dan siatusi lembaga.

Penyelenggara Paket C, tidak serta merta harus 5 hari belajar, atau bahkan 6 hari. Begitu juga mata pelajaran yang berjumlah 17 mapel tidak tidak harus dibelajarkan semuanya.

“Bagaimana nanti bayar tutornya apa kuat lembaga membayar seluruh jampel seperti sekolah formal dengan segenap tutornya”, katanya.

Dari segi efektifitas, program Paket C sangat fleksibel dalam pengaturan belajar, karena minimal 20% tatap muka dan minimal 30% tutorial dan selebihnya 50% dikemas dalam bentuk pembelajaran mandiri. Pengaturan lebih lanjut bisa fleksibel, namun ramb-rambu di atas akan melahirkan jam pelajaran per minggu minimal 16 jam pelajaran. Bandingkan dengan formal di mana mereka sudah ditetapkan dalam struktur kurikulumnya, misalnya harus 39 jpl/minggu.

Selain pengeturan jadwal, dan pemetaan SKK, para tutor diberikan penyegaran bagaimana dan apa kegiatan tatap muka, tutorial dan mandiri.

Menurutnya, pembelajaran tatap muka gambaran mudahnya adalah belajar seperti di sekolah formal, sementara model tutorial adalah belajar seperti di bimbingan belajar yang dibahas masalah-masalah yang sulit dan butuh pembecahan antara tutor dan peserta didik. Adapun pembelajaran mandiri, merupakan belajar yang diatur sendiri oleh peserta didik guna memahami standar kompetisinya. Karenanya untuk pembelajaran tutorial ini, membutuhkan dokumen kontrak belajar.

“Kontrak belajar dibuat per semester, diawali dengan mencantumkan SK/KD yang harus dikuasai, kemudian ditandatangani oleh peserta didik yang kemudian pada evaluasi semester, mereka harus ikut semester pada mapel yang dimandirikan”, ujarnya.

Karenanya, menurut nara sumber yang telah mengisi IHT di 4 lembaga penerima bansos DKI ini menuturkan bahwa pembelajaran di Program Paket C hendaknya mengacu pada permendiknas no. 14/2007 dan standar proses no. 3/2008.

Tentang kurikulum 2013 sama sekali program Paket C belum bisa menyelenggarakan karena selain belum ada payung hukumnya, penyelenggara belum ada yang mencoba melakukan penerapan kurikulum 2013 pada Paket C, sehingga dengan demikian program Paket C tetap mengacu pada kurikulum 2007 dan sekolah formal yang belum menjalankan 3 semester kembali ke kurikulum 2006.

M. Kurtubi, Ketua PKBM Edukasi Jakarta

Pilih Paket C atau SMA?

JpegJAKARTA – PKBM Edukasi) Sejenak saat  penulis  memasuki ruangan Direktorat Pembinaan SMA (Dit PSMA)   ada yang menarik perhatian saya. Tepatnya di ruang tamu terdapat  brosur Paket C   berdampingan dengan brosur SMA. Timbul pertanyaan, benarkah Direktorat PSMA benar-benar serius menangani mutu pembinaan  Paket C  sebagaimana pembinaan kepada SMA?

Buru-buru penulis mengambilnya  dan  membacanya sambil menunggu proses penyerahan hasil Supervisi program Bansos Paket C yang saya monev kemarin.

Dengan adanya brosur Paket C dan SMA berdampingan saya mencatat point penting bahwa Paket C adalah program layanan pendidikan yang  sama derajat dan martabatnya dengan SMA.

Selain itu saya mencatat beberapa point penting:

Pertama, Jika masyarakat masih menganggap miring dengan Paket C, maka pemerintah justru menegakkan yang miring itu yang hampir jatuh terpuruk harga diri program ini yang sudah dijatuhkan oleh oknum di birokrat maupun di masyarakat.

Direktorat PSMA mengangkat harkat dan martabat program Paket C ini setara, se kufu, selevel, seirama , senafas dan senasib dan sepenanggungan dengan kakak iparnya yaitu Program SMA dan SMK. Paket C adalah sama derajat dan martabatnya dengan SMA.

Kedua, saat para penyelenggara program Paket C berusaha menolak diberesi mutunya, Pemerintah justru membuka kran luas kepada lembaga manapun tidak terbatas pada PKBM swasta atau PKBM Negeri, bahkan Pesantren, LKP, Majelis Ta’llim  dibolehkan melaksanakan program Kesetaraan, sehingga nantinya diharapkan ada peta yang jelas penyelenggara yg ideal atau yg abal-abal, yang tahunan atau yang musiman.

Ketiga, saat masyarakat menganggap Paket C akan diformalkan, pemerintah  justeru mengembalikan jatidiri nonformalnya sesuai aturan nonformal dan melarang diformalkan.

Keempat, Direktorat lain seperti  P2TK  yang menangani para  pendidik SMA/SMK/SLB  pun mulai memberikan penghargaan  kepada Pendidik Nonformal (Tutor), meski para tutor tidak diberikan tunjangan, hal ini dapat dimenegerti karena regulasi tentang itu hanya ada pada guru di pendidikan formal. Namun satu kemajuan adalah mereka memberikan penghargaan setara dalam bentuk lain,  misalnya dalam event nasional, semisal lomba guru, pengawas, dan kepala sekolah berprestasi, tutor kesetaraanpun diikutsertakan tanpa membedakan dengan ptk formal. Penghargaan lainnya, mengikutsertakan dalam bimtek nasional untuk para tutor pilihan setiap tahun.

Jika kemudian ada isu bahwa Pendidikan Kesetaraan ingin ditarik kembali kepada Direktorat Dikmas sebagai yang pernah melahirkan, apa kira-kira alasanya,  apakah karena  dulu belum sempat membangun dan membina Paket C dengan pembinaan yang intensif, sehingga sejak kelhiran dua Peraturan Menteri untuk Nonformal yaitu Permendikbud no.14/2007 dan Permendikbud no.3/2008   tahun 2007 baru berjalan pembinaan belum genap 3 tahun oleh Direktorat  Pembinaan SMA. Jadi selama permen tentang Paket C lahir, pembiaran terhadap pelaksanaan Paket C  upers kini dampaknya masih terasa sekarang.

Dengan niat baik pemerintah ingin meningkatkan mutu Paket C agar lulusannya setara dengan SMA, maka kepada masyarakat dapat menggunakan kesempatan memasuki Paket C yang kini tengah ditangani oleh Direktorat ini dengan lebih intensif.

Silakan download Brosur Paket C, dari Direktorat Pembinaan SMA. halaman muka  , halaman belakang

Sayap-sayap Patah

Selamat memasuki bulan Syawal, di bulan ini yang merupakan sequel dari bulan Ramadhan, merupakan awal pertama kali bagaimana menerapkan hasil puasa 1 bulan penuh. Sebab hakikat puasa adalah bagaimana mempraktekannya hasil puasanya itu selama 11 bulan yang akan datang. Lewat tulisan saya di blog ini saya merangkum beberapa ayat dan hadits Nabi SAW tentang sayap, tentu maksudnya adalah sayap secara maknawi. Tujuannya, tidak lain adalah sebagai refleksi diri dan siapa saja yang tertarik dengan hal ini.

Sayap-sayap patah merupakan sebuah refleksi bulan syawal 1435 H yang cukup menarik untuk dibaca dan ditelaah ulang, sebagai  bagian dari jawaban apa dan bagaimana perjalanan manusia pasca lebaran idul fitri ini. Semoga Allah memudahkan langkah-langkah kita untuk memenuhi jatah sisa-sisa hidup kita ke depan.

SANTRI BUNTET

Refleksi Syawalan

Sayap hasil metamorphosis.. manusia juga punya
Selamat tinggal ramadhan… kau telah memberikan masa ingkubasi untuk para shoimin. Kau juga telah memberikan rehat bagi tubuh-tubuh yang butuh istirahat. Dari proses “mbrongsongi” menjadi kepongpong lalu melahirkan sayap bagi ulat-ulat yang semula hina menjadi kupu-kupu indah. Lalu apa hasil dari “mbrongsongi” itu bagi manusia.. ?

Lihat pos aslinya 1.198 kata lagi

Tidak Lulus SMA Ikuti Paket C

GambarPada tanggal 15-18 April 2013 adalah “pertempuran” habis-habisan siswa SMA  menundukkan soal-soal ujian nasional (UN) hasil dari belajar tiga tahun. Nilai kelulusan naik menjadi 99,86 persen sehingga hanya 76 siswa yg gagal UN dari 125 ribu pelajar DKI. Bagi mereka yang tidak lulus, bisa mengikuti ujian paket C. 

Ujian Paket C sendiri merupakan “hajatan” nasional dari Kemdikbud RI bersamaan dengan ujian Nasional sekolah SMA formal. Sehingga kedudukan warga belajar Paket C dan siswa sekolah SMA sama-sama memiliki hak untuk diakui secara hukum. 

Perbedaan apakah yang mendasari SMA dan Paket C?
Hampir sulit menemukan perbedaan antara lulusan paket C dengan SMA. Sebab antara keduanya memiliki ijazah yang disyahkan oleh dinas pendidikan di masing-masing wilayah. Hanya saja di ijazah tertulis jika lulusan SMA sedangkan warga belajar ditulis lulusan program Paket C.  

Dari sisi kesulitan soal-soal yang ditest, hampir sama tidak ada perbedaan yang signifikan dalam penguasaan materi ujian. Hal ini dikarenakan materi soal SMA dan Paket C berasal dari kurikulum yang sama, dan buku-buku yang sama pula. Namun sedikit perbedaanya, pada pelajaran bahasa Inggris, bila di SMA ada listening sementara untuk Paket C tidak ada. Namun bobot materinya hampir sama. 

Kelebihan Paket C dbanding SMA

Dari urian di atas, terdapat nilai-nilai yang setara  antara SMA dan Paket C, dan tidak ada perbedaan signifikan antara keduanya. Di sisi lain pendidikan di kejar paket C  lebih unggul dibanding sekolah SMA. Terutama dalam hal kelola waktu belajarnya. 

Jika di SMA menggunakan pola full day learning, di Paket C justru menggunakan pola long life learning. Usia dan umur tidak menjadi kendala belajar di Paket C begitupula  waktu belajar disetting dengan disesuaikan dengan waktu belajarnya. Dari sisi ini, waga paket C bisa diikuti oleh mereka yang usianya sudah over limit sedangkan siswa SMA dibatasi usianya. 

Selain usia yang dibatasi, waktu belajar bagi warga belajar Paket C tidak setiap hari, mereka cukup melakukan tatap muka minimal 20% kehadiran selebihnya adalah tugas mandiri dan tutorial. Namun meskipun hanya 20% kehadiran, mereka ditantang untuk terus menggeluti dan menyelesaikan kompetensi yang ditetapkan satuan pendidikan. 

Pola belajar yang diterapkan pada warga belajar paket C mirip dengan pola belajar di perkuliahan. Ujian mandiri, ujian lisan, dialog non formal dan itneraksi antara tutor dan warga belajar dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja sesuai dengan masing-masing tutor menyepakatinya.

Selain hal tersebut, bagaimana dengan biaya pelaksanaan program paket C? 
Khusus di PKBM Edukasi Jakarta, tidak membebani terlalu berat, kami hanya menetapkan Rp. 50 ribu per bulan untuk SPP.  

Dengan adanya kelebihan-kelebihan tersebut, maka segeralah bagi anda yang belum lulus tingkat SMA namun umur sudah tidak memungkinkan, ikutilah program Paket C dari PKBM Edukasi Jakarta. Kami siap melayani pendidikan kesetaraan dan program keterampilan. 

 

Pelatihan Tutor Paket C dan Paket B

Paket C PKBM Edukasi

Guna meningkatkan mutu pendidikan di tingkat Pendidikan Kesetaraan seperti Paket B dan Paket C, maka upaya pelatihan Tutor merupakan program yang sangat penting.

Pelatihan Tutor Paket C dan Paket B belangsung 29-30 April 2013 bertempat Aula Dr. Nurcholish Madjid, Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat. Acara ini dihadiri hampir semua tutor PKBM se Jakarta Selatan, SKB dan para penilik Dikmen.

Acara yang menarik ini disinggung tentang perkenalan terhadap kurikulum 2013 yang akan diberlakukan dalam waktu dekat ini. Meski pembahasan tentang kurikulum 2013 ini tidak lengkiap namun hanya sekedar pengenalan saja. Adapun secara resmi belum ada penyuluhan seputar pengenalan kurikulum 2013 untuk para tutor di wilayah PNFI Jakarta Selatan.

Acara ini bakal membahas tentang pelatihan bagaimana memanaj pembelajaran Paket B dan Paket C. Karenanya para tutor akan melakukan praktek mengajar dan tutorial kepada murid-murid atau warga belajar. Akan tetapi yang menjadi murid adalah rekan-rekan dari para tutor dari masing-masing mata pelajaran.

Diharapkan dari pelatihan ini, akan memberikan pencerahan dan pelaksanaan porogram paket di wilayah Jakarta Selatan lebih profesional dan dapat diandalkan.

Pengumuman UN 2013 Paket C

GambarKapankah pengumuman Ujian Nasional 2013 dikeluarkan. Sebaiknya kita tanyakan saja kepada menteri yang bertanggung jawab. Kapankah kelulusan UN Paket C, Paket B dan Paket A,

Menurut Mendikbud Mohammad Nuh, memastikan bahwa pengumuman Peserta UN SMA sederajatakan sesuai jadwal, meskipun kemarin banyak kisruh keterlambatan, tidak akan bergeser waktunya. Wah sip deh..

Lalu kenapa tidak begitu selesai ujian besoknya pengumuman, padahal peralatan yang dimiliki direktorat pendidikan kita ini cukup canggih misalnya menggunakan alat deteksi jawaban yang cepat dan praktis dan bisa terhubung secara publik lewat website.

Untuk alasan kenapa tidak segera diumumkan itu, katanya atas pertimbangan harus menyesuaikan dengan jadwal penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai badan penyelenggara Ujian Nasional, pengumuman kelulusan peserta UN SMA sederajat bakal diumukan pada 24 Mei 2013. Adapun untuk kelulusan peserta UN SMP/MTs/SMPLB, dan Paket B 1 Juni 2012.

UN Masih diperlukan
Porsi nilai yang harus ditanggung peserta didik adalah 60%, menurut M Nuh, nilai UN sebagai integrasi vertikal dari jenjang menengah atas ke perguruan tinggi.

Ditegaskan oleh Djoko Santoso bahwa untuk tahun pelajaran 2013 bahwa nilai UN menjadi syarat yang diperlukan bagi calon penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Karenanya, porsi 60 persen nilai UN ini dipakai untuk integrasi vertikal antara jenjang pendidikan menengah atas (Paket C) ke perguruan tinggi karenanya harus ada. (MK)

Pengumuman UN SMA/Paket C = 24 Mei 2013
Pengumuman UN SMP/Paket B = 1 Juni 2013

Pengumuman UN SD/Paket A =  8 Juni 2013

Sumber gambar : Kompas.com

 

Belajar Menulis Puisi

Bagi penikmat seni kata-kata, menulis puisi adalah salah satu kegiatan yang sangat digemari. Selain bahasanya yang menarik, puisi kadang menghentak nurani dalam memaknai sesuatu peristiwa atau ungkapan perasaan.

ruang imaji

BersamaRaden Kusdaryoko Tjokrosutiksno

Sepasang Mawar CintaAda yang mengatakan bahwa menulis puisi itu sulit. Ada pula yang mengungkapkan bila menulis puisi merupakan kegiatan yang mudah dan menyenangkan. Mana yang benar? Barangkali semuanya benar. Menulis puisi itu sulit bila sebelum menulis kita sudah membayangkan hal-hal yang akan menyulitkan dalam kegiatan ini. Namun, menulis puisi menjadi sesuatu yang menarik dan mengasyikkan bila kita tetap santai dan membayangkan segala hal yang menyenangkan saat merangkai kata dalam tebaran makna.

Sebelum belajar menulis puisi, marilah kita cermati dahulu hal-hal yang berkaitan dengan puisi.

A. Pengertian Puisi
Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang diungkapkan dengan menggunakan bahasa yang padat, dan bermakna kias. Puisi merupakan hasil ungkapan perasaan penyair yang dituangkan melalui kata-kata (bahasa) yang sengaja dipilih penyair.

B. Ciri Puisi
1. Puisi memiliki bahasa yang padat, bermakna konotatif, bersifat sugestif, ekspresif, asosiatif, dan magis.

2. Dari segi bentuk, puisi seringkali tersusun berupa larik-larik dan bait-bait.
3…

Lihat pos aslinya 635 kata lagi

Evaluasi UN 2013

GambarHari Jum’at kemarin (27/4), berlangung rapat kerja komisi X DPR dengan menteri Pendidikan. Rapat yang memakan waktu 10 jam (14.30 s/d 00.30) itu apa saja hasilnya?

Untuk UN tahun 2014 ke depan, Komisi X DPR membentuk Panitia Kerja Evaluasi Pelaksanaan UN 2013.

Berikut ini adalah kesimpulan akhir dari rapat kerja khusus tentang Ujian Nasional (UN).

I. Sikap DPR dan Kemdikbud

1. Menyesalkan adanya pelaksanaan UN tingkat SMA dan sederajat tahun 2013 yang tidak dilaksanakan secara serentak di seluruh daerah sehingga berpotensi melahirkan ketidakadilan dan memberikan dampak psikologis terhadap peserta ujian dan implikasi anggaran.

2. Hasil UN SMA dan sederajat tahun 2013 yang akan dijadikan sebagai syarat kelulusan dan persyaratan masuk PTN perlu dipertimbangkan kembali dengan kajian mendalam.

Terhadap poin kedua tersebut, F-PKS dan F-PPP memberi catatan. PKS berpendapat bahwa hasil UN SMA dan sederajat tahun 2013 tidak dapat dijadikan syarat kelulusan dan persyaratan masuk PTN. Sementara F-PPP berpendapat masih memerlukan waktu untuk mengambil keputusan karena UN tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

II. Komisi X DPR RI mendesak Mendikbud RI untuk:

1. Melakukan evaluasi secara menyeluruh dan mengambil langkah tegas terhadap pengambil kebijakan, pelaksana, dan pengawasan pengadaan dan distribusi naskah UN 2013.

2. Segera menyelesaikan investigasi proses pelaksanaan pengadaan naskah UN tahun 2013 dan menyerahkan hasil investigasi tersebut secara resmi kepada Komisi X.

3. Menyampaikan laporan pelaksanaan dan evaluasi UN tahun 2013 setiap jenjang pendidikan secara komprehensif, paling lambat satu bulan setelah seluruh pelaksanaan UN tahun 2013 selesai.

III. F-PKS meminta ada audit investigasi dari Badan Pemeriksa Keuangan III. Komisi X mendesak Mendikbud untuk meninjau kembali Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, utamanya terkait dengan tugas, wewenang, dan peran Badan Standar Nasional Pendidikan dalam menyelenggarakan UN.

IV. Dalam rangka pengawasan, evaluasi pelaksanaan UN tahun 2013, dan landasan pengambilan kebijakan UN tahun 2014, Komisi X dan Kemdikbud sepakat membentuk Panitia Kerja Evaluasi Pelaksanaan UN Tahun 2013.

Sumber: Kompas.com