Ikut UN harus Masuk Dapodik

dapodikKebijakan baru penyelenggaraan Ujian Nasional tahun 2017 bagi peserta didik Paket B dan Paket C adalah bahwa peserta didik yang akan mengikuti ujian nasional harus masuk ke dalam data pokok pendidikan (Dapodik), istilah untuk pendidikan kesetaraan adalah Dapodikmas (Data Pokok Pendidikan Masyarakat) yang beralamat di  “app.paud-dikmas.kemdikbud.go.id/”

Bai satuan pendidikan penyelenggara pendidikan kursus dan kesetaraan wajib memasukan peserta didiknya secara online. JIka tidak memasukkan peserta didiknya ke dalam Dapodikmas ini maka dipastikan tidak bisa mengikuti ujian nasional. Karenanya, mutlak sekali peserta didik harus teregistrasi denganrapih untuk selanjutnya mengajar dan kalau tidak engajar tentu belajar.

Baca lebih lanjut

Edukasi Jakarta Ikuti Lomba HAI 2015

logo pkbm edukasiAdmin PKBM Edukasi Jakarta dipercaya oleh Jakarta Selatan untuk mewakili lomba Pengelola PKBM dalam rangka Hari Aksara Internasional 2015 di DKI Jakarta. Yang diminta adalah best practise terhadap penyelenggaraan PKBM selama ini dalam rangka menuju kemandirian lembaga.
Alhamdulillah, lembaga kami bisa mandiri sejak awal tahun 2012, tanpa bantuan pemerintah, dengan terus berusaha menjadi lembaga yang bermartabat, kalau belum dikatakan baik. Lembaga non formal ygberusaha melayani peserta didik dengan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada para peserta didik.
Lembaga yg bermartabat dalam pengertian ini adalah menyelenggarakan proses pendidikan di Kesetaraan berusaha agar sesuai dengan standar proses dan standar isi permendikbud No. 14/2007dan Permendikbud No. 03/2008, rutin setiap hari Sabtu dan Minggu dengan tingkat kehadiran peserta didik yang konstan dan terjaga. Lembaga kami terbuka, siapapun boleh monitoring…
Produk PKBM Edukasi Jakarta dalam rangka mengangkat nama baik Pendidikan Kesetaraan di Indonesia cukup banyak yg bisa dibagikan bukan saja kepada peserta didik, lembaga kami, akan tetapi kepada lembaga lain seluruh Indonesia. Misalnya,
3. aplikasi agenda mengajar tutor
5. dan lainnya.
Demua itu bisa di download di sini…

Karena Lembaga kami tidak ingin hanya bermanfaat bagi lembaga sendiri, karena itu upaya memanfaatkan media shosial seperti Facebook dan lainnya berupaya untuk menshare berbagai hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan yang benar terhadap proses pendidikan Kesetaraan. Dampaknya bisa terlihat alhamdulillah Edukasi Jakarta terus berkembang dengan jumlah peserta didik naik secara signifikan. Dari awal berdiri tahun 2012 hanya 15 peserta didik, kemudian berkembang pesat hingga tahun pelajaran 2015/2016 mencapai angka 91 peserta didik dari Paket A, Paket B dan Paket C, terdiri dari kelas 1 dan 3 Paket A, B dan C.

Angka itu belum termasuk peserta didik dari kelompok belajar di tempat lain yang bekerja sama dengan lembaga kami baik dalam penyelenggarakan ujian nasional maupun dalam pengadaan tutor untuk di kirim ke kelompok belajar. Bila ditotal mencapai lebih dari 200 peserta didik yang masuk buku induk kami.

Kalau para Juri mengukur kemandirian lembaga adalah bukan itu semua,  maka kami harus belajar lebih banyak lagi kepada PKBM yang bakal menang sebagai juara I di DKI Jakarta.

Dua Peserta Didik Edukasi Jakarta Tembus PTN

foto un

Melalui jalur SBMPTN (Seleksi bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Hamda dan Rama diterima di perguruan tinggi negeri (PTN).

Dua peserta didik itu adalah Rama, setelah gagal di pilihan pertama kampus ITB namun bisa diterima di Fakultas teknik jurusan teknik elektro Universitas Negeri Jenderal Soedirman, Purwokerto Jawa Tengah. Kemudian Hamda, gagal di pilihan pertama UI namun masih  diterima di fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Negeri TIrtayasa, Serang, Banten.

Baca lebih lanjut

Aplikasi Nilai Pendidikan Kesetaraan (ANIPEKA)

anipeka-c

anipeka-cSetelah sukses menerbitkan aplikasi raport pendidikan kesetaraan, ketua PKBM Edukasi meluncurkan kembali aplikasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan kesetaraan, yaitu Aplikasi Nilai Pendidikan Kesetaraan (ANIPEKA) Aplikasi Nilai Pendidikan Kesetaraan ini merupakan apliasi yang sangat bermanfaat bagi lembaga penyelenggara program Kesetaraan khususnya di wilayah DKI Jakarta, sebab dengan aplikasi ini, bukan mengadminisrasikan nilai semester saja  lebih lanjut dapat menata penilaian ujian pendidikan kesetaraan (UPK). Pengguna hanya memasukan nilai angka saja, selanjutnya, aplikasi yang dibuat mudah di excel ini akan menghitung sendiri berapa nilai rata-rata dan berapa nilai akhir. Selain itu penghitungan berikutnya adalah apakah peserta didik dinyatakan nilainya mendekati kelulusan atau jauh dari lulus, semua itu dapat dengan mudah ditemukan dalam aplikasi ini. Kendala selama ini yang ada di pendidikan kesetaraan adalah masalah administrasi penilaian, maka diharapkan dengan upaya ini, dapat menjawab persoalan yang berlarut-larut di pendidikan kesetaraan. Apliasi ini dapat dipakai oleh siapa saja, bahkan bagi yang baru mengenal komputer sekalipun. Aplikasi yang telah pernah diposting di grup HPTIK-PNF ini berguna untuk mengadministrasikan nilai-nilai pendidikan kesetaraan seperti Paket A, Paket B dan Paket C. Aplikasi ini khusus untuk  program Paket C. Adapun untuk Aplikasi nilai Paket B dan Paket A tengah diupayakan untuk segera dilaunching.

Petunjuk Penggunaan:

Aplikasi ini dipersiapkan sebagai format pendukung / bantuan yang dipergunakan untuk menginput / memasukkan Nilai Raport semester 3 s.d. 5 serta  Nilai Ujian Pendidikan Kesetaraan semua bidang studi pada Paket C yang mana sesuai dengan POS, kedua nilai tersebut (0,7 Nilai DK +0,3 Nilai Ujian PK) menjadi Nilai Pendidikan Kesetaraan.  Dengan program pada outputnya dapat dihasilkan Nilai Pendidikan Kesetaraan (pada sheet Print-Nilai Sekolah) Baca lebih lanjut

Pilih Paket C atau SMA?

JpegJAKARTA – PKBM Edukasi) Sejenak saat  penulis  memasuki ruangan Direktorat Pembinaan SMA (Dit PSMA)   ada yang menarik perhatian saya. Tepatnya di ruang tamu terdapat  brosur Paket C   berdampingan dengan brosur SMA. Timbul pertanyaan, benarkah Direktorat PSMA benar-benar serius menangani mutu pembinaan  Paket C  sebagaimana pembinaan kepada SMA?

Buru-buru penulis mengambilnya  dan  membacanya sambil menunggu proses penyerahan hasil Supervisi program Bansos Paket C yang saya monev kemarin.

Dengan adanya brosur Paket C dan SMA berdampingan saya mencatat point penting bahwa Paket C adalah program layanan pendidikan yang  sama derajat dan martabatnya dengan SMA.

Selain itu saya mencatat beberapa point penting:

Pertama, Jika masyarakat masih menganggap miring dengan Paket C, maka pemerintah justru menegakkan yang miring itu yang hampir jatuh terpuruk harga diri program ini yang sudah dijatuhkan oleh oknum di birokrat maupun di masyarakat.

Direktorat PSMA mengangkat harkat dan martabat program Paket C ini setara, se kufu, selevel, seirama , senafas dan senasib dan sepenanggungan dengan kakak iparnya yaitu Program SMA dan SMK. Paket C adalah sama derajat dan martabatnya dengan SMA.

Kedua, saat para penyelenggara program Paket C berusaha menolak diberesi mutunya, Pemerintah justru membuka kran luas kepada lembaga manapun tidak terbatas pada PKBM swasta atau PKBM Negeri, bahkan Pesantren, LKP, Majelis Ta’llim  dibolehkan melaksanakan program Kesetaraan, sehingga nantinya diharapkan ada peta yang jelas penyelenggara yg ideal atau yg abal-abal, yang tahunan atau yang musiman.

Ketiga, saat masyarakat menganggap Paket C akan diformalkan, pemerintah  justeru mengembalikan jatidiri nonformalnya sesuai aturan nonformal dan melarang diformalkan.

Keempat, Direktorat lain seperti  P2TK  yang menangani para  pendidik SMA/SMK/SLB  pun mulai memberikan penghargaan  kepada Pendidik Nonformal (Tutor), meski para tutor tidak diberikan tunjangan, hal ini dapat dimenegerti karena regulasi tentang itu hanya ada pada guru di pendidikan formal. Namun satu kemajuan adalah mereka memberikan penghargaan setara dalam bentuk lain,  misalnya dalam event nasional, semisal lomba guru, pengawas, dan kepala sekolah berprestasi, tutor kesetaraanpun diikutsertakan tanpa membedakan dengan ptk formal. Penghargaan lainnya, mengikutsertakan dalam bimtek nasional untuk para tutor pilihan setiap tahun.

Jika kemudian ada isu bahwa Pendidikan Kesetaraan ingin ditarik kembali kepada Direktorat Dikmas sebagai yang pernah melahirkan, apa kira-kira alasanya,  apakah karena  dulu belum sempat membangun dan membina Paket C dengan pembinaan yang intensif, sehingga sejak kelhiran dua Peraturan Menteri untuk Nonformal yaitu Permendikbud no.14/2007 dan Permendikbud no.3/2008   tahun 2007 baru berjalan pembinaan belum genap 3 tahun oleh Direktorat  Pembinaan SMA. Jadi selama permen tentang Paket C lahir, pembiaran terhadap pelaksanaan Paket C  upers kini dampaknya masih terasa sekarang.

Dengan niat baik pemerintah ingin meningkatkan mutu Paket C agar lulusannya setara dengan SMA, maka kepada masyarakat dapat menggunakan kesempatan memasuki Paket C yang kini tengah ditangani oleh Direktorat ini dengan lebih intensif.

Silakan download Brosur Paket C, dari Direktorat Pembinaan SMA. halaman muka  , halaman belakang

Aplikasi Raport Paket C

Aplilkasi laporan Raport Paket C telah selesai dirilis. Ini untuk memberikan kemudahan dalam proses pengadministrasian nilai sekaligus kelengkapan data peserta didik dan perljalanan belajarnya.

Aplikasi Raport Paket C digital ini telah diperiksa dan mendapat apresiasi dari tim pengembang Paket C Direktorat Pembinaan SMA, bapak Fauzi Kromosudiro dkk. Raport ini bahkan telah dibahas pertama kali dalam  sebuah workshop Dit PSMA di Hotel Preanger, Bandung,  bertema percepatan mutu pendidikan SMA bersama tim  Pengembang Paket C dan para guru pengembang Kurikulum 2013 beberapa bulan lalu.

Dua hari yang lalu, 16-19 Juli, Raport Paket C  ini juga dikenalkan kepada 50 lembaga penyelenggara Paket C binaan Direktorat PSMA yang terdiri dari PKBM Negeri dan SKB dari berbagai provinsi yang dipilih. Ke-50 lembaga ini akan menjadi percontohohan lembaga Paket C. Dan pada awal Juli bulan depan, penggunaan raport ini akan disosialisasikan penggunaanya kepada para tutor dalam acara Bimtek Tutor oleh Dit PSMA.

Di berbagai sekolah SMA raport digital atau raport yang pengelolaanya secara elektronik sudah menjadi hal yang lumrah dan dipakai hampir semua SMA/MA negeri dan swasta. Keuntungannya jelas sangat besar terutama dalam hal pengadministrasian nilai dan data peserta didik.

Apa yang membedakan raport Paket C ini dengan SMA? Tidak ada yang berbeda secara signifikan. Raport ini dibuat berdasarkan standar isi Permendikbud no.14 tahun 2014. Ada 17 mata pelajaran dengan tiga macam penilaian : Kognitif, afektif dan psikomotor. Penilaian ini tentu saja berdasarkan hasil instrumen penilaiai para tutor kepada peserta didik yang nilai akhirnya dicantumkan ke dalam raport.

Yang paling kentara perbedaaanya adalah pada raport SMA tidak akan muatan SKK (satuan kredit kompetensi) khas pendididkan kesetaraan. SKK ini muatan SKK yang dibelajarkan dengan tiga model: tatap muka, tutorial dan tugas mandiri. Ketiga model belajar ini ada penilaiannya saat  peserta didik menguasai tingkatan kompetensi.

Raport Paket C ini mudah dipakai, dan bebas dikembangkan. Tidak seperti pembuat aplikasi raport berbasis excel, biasanya diproteksi, untuk rapot ini tidak diproteksi, sehingga bebas untuk didesain dan diubah formatnya, begitu juga rumus-rumusnya bisa dilihat dan dikembangkan sendiri.

Pada akhirnya, raport ini bukanlah milik saya sebagai pengembang tetapi milik besama para penyelenggara pendidikan kesetaraan, semoga dengan raport ini dapat meningkatkan kedisiplinan untuk melaksanakan standar dan penilaiannya.

Jika Anda butuh versi baru, silakan unduh blog Pak Fauzi atau  silakan download langsung di sini. 

Ijazah Paket C

Kabid-PNFi-Yuliasmidi-Spd-2

Apakah perbedaan antara ijazah paket C dengan SMA?

Pertanyaan ini kerapkali muncul pada peserta didik dan atau masyarakat yang ingin mengetahui. Yang dikedepankan selama ini ijazah paket C dengan SMA tidaklah ada perbedaannya. Ijazah Paket C memiliki hak eligibilitas yang sama dengan lulusan SMA.

Dengan adanya hak tersebut, maka lulusan paket C yang telah mendapatkan ijazah berhak untuk melanjutkan belajar di perguruan tinggi negeri atau swasta. Selain itu, bisa untuk kenaikan pangkat dan golongan bagai pegawai negeri.

Demikianlah kelebihan yang ada pada lulusan Paket C tidak ada perbedaan berarti di sana, cenderung sama dan memiliki hak eligibilitas yang setara.

Kembali kepada pertanyaan di awal tulisan, di manakah letak perbedaanya antara ijazah paket C dengan SMA/SMK/Madrasah Aliyah?

Hanya ada satu perbedaan mencolok dari kedua jenis ijazah setingkat SLTA ini, Jika SMA/SMK/MA ditandatangani oleh kepala sekolah, maka ijazah paket C ditandatangani oleh kepala Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten.

Demikian, penjelasan dari kami, semoga tidak ada lagi perlakuan diskrimansi terhadap lulusan Paket C.

Penerapan E-Learning untuk PLS

elearning

Kali ini PKBM Edukasi ingin menulis tentang istilah pembelajaran online yang berkembang selama ini dan bagaimana penerapanya untuk mendukung pendidikan luar sekolah (PLS),.

Pendidikan luar sekolah (PLS)  tidak lain yang dimaksud adalah  pendidikan luar sekolah atau pembelajaran non formal dan informal yang mengambil jalur bukan jalur  sekolah, seperti kursus, kejar paket A, Paket B atau Paket C.  Meskipun di luar jalur sekolah, tetapi diatur oleh satu departemen yaitu Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud RI). Makanya ijazahnya disetarakan dengan pendidikan jalur sekolah.

Sebagaimana diketahui oleh publik, bahwa PKBM sebagai pusat kegiatan belajar masyarakat memiliki program pendidikan yang sangat bermanfaat untuk melayani masyarakat yang belum tuntas belajarnya. Baik yang tingkat SD, SMP maupun belum tuntas SMA. Dengan mengikuti program Paket A, B dan C mereka bisa mendapatkan hak eligibilitas lulusannya yang setara dengan sekolah formal.

Nah untuk mendukung pembelajaran di sekolah non formal seperti program paket yang diadakan di PKBM, Home Schooling, kelompok belajar atau di manapun, maka alternatif cara belajarnya paling cocok menggunakan gabungan pembelajarn biasa (klasikal) ditambah dengan pembelajaran yang menggunakan teknologi informatika.

Pembelajaran dengan TIK ini sangat mendukung untuk belajar mandiri sebab di kelas-kelas program paket sangat terbatas waktunya, sementara di kelas pendidikan formal sangat luas cakupan waktunya. Karenanya, agar warga belajar bisa menyaingin murid-murid sekolah formal, maka jangan ragu untuk memanfaatkan semaksimal mungkin sumber belajar yang telah disediakan sangat melimpah di jagat internet ini.

Kepada para tutor kesetaraan juga mestinya memanfaatkan ini dan tidak ketinggalan informasi dengan warga belajar. Sebab dengan dukungan teknologi, warga belajar bisa bebas belajar di mana saja, kapan saja dan matari apapun.

Jenis pembelajaran yang mendukung program kesetaraan :

i-learning  singkatan dari internet learning (pembelajaran berbasis  internet);

e-learning, singakatan dari electronic learning (pembelajaran via alat-alat elektronik) seperti CD tutorial, Radio, TV, Podcast dan lain-lain.

d-learning singkatan dari distance learning (pembalajaran jarak jauh). Antara guru dan murid tidak dibatasi oleh sekat-sekat ruang. Mereka bisa bertemu di dunia maya atau di internet, Radio, Televisi secara real time.

m-learning singkatan dari mobile learning (pembelajaran melalui handphone). Revolusi pembelajaran via handphone ini sangat menguntungkan sebab banyak sekali peserta didik sekarang tidak jauh dari handphone.

Penerapannya

Untuk mendukung program itu, maka yang diperlukan hanya dua hal:

pertama, pasang internet dan jaringan hotspot atau kabel internet

kedua, latihlah para tenaga pendidik dan kependidikan untuk memanfaatkan itu semua;

ketiga, kenalkan program-program gratis dari diknas, dan masyarakat umum yang ada tersedia di internet, atau membuat karya sendiri.

Kontent atau Sumber belajar bisa didapatkan dari berbagai sumber misalnya:

  1. Blog
  2. Ensiklopedia
  3. Wikipedia
  4. e-dukasi.net
  5. rumah belajar
  6. m-edukasi.net
  7. dan lain-lain.

Sumber belajar dan sarana itu semua kini telah berlimpah ruah banyaknya. Tinggal bagaimana kebijakan dan desain pembelajaran di tiap-tiap satuan belajar peserta didik.

Tidaklah sulit untuk memanfaatkan semua itu, karena semua orang kini telah mahir dan familiar dengan penggunaan teknologi nformasi dari mulai penggunaan handphone, internet dan koneksi berbagai perangkat nirkabel lainnya.

Semua itu kembali kepada tutor/guru masing-masing. Meskipun guru bukan segala-galanya dalam kesuksesan belajar, namun semua itu bermula dari guru.

 

M. Kurtubi –  Ketua PKBM Edukasi , Jakarta

 

Pelatihan Tutor Paket C dan Paket B

Paket C PKBM Edukasi

Guna meningkatkan mutu pendidikan di tingkat Pendidikan Kesetaraan seperti Paket B dan Paket C, maka upaya pelatihan Tutor merupakan program yang sangat penting.

Pelatihan Tutor Paket C dan Paket B belangsung 29-30 April 2013 bertempat Aula Dr. Nurcholish Madjid, Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat. Acara ini dihadiri hampir semua tutor PKBM se Jakarta Selatan, SKB dan para penilik Dikmen.

Acara yang menarik ini disinggung tentang perkenalan terhadap kurikulum 2013 yang akan diberlakukan dalam waktu dekat ini. Meski pembahasan tentang kurikulum 2013 ini tidak lengkiap namun hanya sekedar pengenalan saja. Adapun secara resmi belum ada penyuluhan seputar pengenalan kurikulum 2013 untuk para tutor di wilayah PNFI Jakarta Selatan.

Acara ini bakal membahas tentang pelatihan bagaimana memanaj pembelajaran Paket B dan Paket C. Karenanya para tutor akan melakukan praktek mengajar dan tutorial kepada murid-murid atau warga belajar. Akan tetapi yang menjadi murid adalah rekan-rekan dari para tutor dari masing-masing mata pelajaran.

Diharapkan dari pelatihan ini, akan memberikan pencerahan dan pelaksanaan porogram paket di wilayah Jakarta Selatan lebih profesional dan dapat diandalkan.

Pengumuman UN 2013 Paket C

GambarKapankah pengumuman Ujian Nasional 2013 dikeluarkan. Sebaiknya kita tanyakan saja kepada menteri yang bertanggung jawab. Kapankah kelulusan UN Paket C, Paket B dan Paket A,

Menurut Mendikbud Mohammad Nuh, memastikan bahwa pengumuman Peserta UN SMA sederajatakan sesuai jadwal, meskipun kemarin banyak kisruh keterlambatan, tidak akan bergeser waktunya. Wah sip deh..

Lalu kenapa tidak begitu selesai ujian besoknya pengumuman, padahal peralatan yang dimiliki direktorat pendidikan kita ini cukup canggih misalnya menggunakan alat deteksi jawaban yang cepat dan praktis dan bisa terhubung secara publik lewat website.

Untuk alasan kenapa tidak segera diumumkan itu, katanya atas pertimbangan harus menyesuaikan dengan jadwal penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai badan penyelenggara Ujian Nasional, pengumuman kelulusan peserta UN SMA sederajat bakal diumukan pada 24 Mei 2013. Adapun untuk kelulusan peserta UN SMP/MTs/SMPLB, dan Paket B 1 Juni 2012.

UN Masih diperlukan
Porsi nilai yang harus ditanggung peserta didik adalah 60%, menurut M Nuh, nilai UN sebagai integrasi vertikal dari jenjang menengah atas ke perguruan tinggi.

Ditegaskan oleh Djoko Santoso bahwa untuk tahun pelajaran 2013 bahwa nilai UN menjadi syarat yang diperlukan bagi calon penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Karenanya, porsi 60 persen nilai UN ini dipakai untuk integrasi vertikal antara jenjang pendidikan menengah atas (Paket C) ke perguruan tinggi karenanya harus ada. (MK)

Pengumuman UN SMA/Paket C = 24 Mei 2013
Pengumuman UN SMP/Paket B = 1 Juni 2013

Pengumuman UN SD/Paket A =  8 Juni 2013

Sumber gambar : Kompas.com

 

Evaluasi UN 2013

GambarHari Jum’at kemarin (27/4), berlangung rapat kerja komisi X DPR dengan menteri Pendidikan. Rapat yang memakan waktu 10 jam (14.30 s/d 00.30) itu apa saja hasilnya?

Untuk UN tahun 2014 ke depan, Komisi X DPR membentuk Panitia Kerja Evaluasi Pelaksanaan UN 2013.

Berikut ini adalah kesimpulan akhir dari rapat kerja khusus tentang Ujian Nasional (UN).

I. Sikap DPR dan Kemdikbud

1. Menyesalkan adanya pelaksanaan UN tingkat SMA dan sederajat tahun 2013 yang tidak dilaksanakan secara serentak di seluruh daerah sehingga berpotensi melahirkan ketidakadilan dan memberikan dampak psikologis terhadap peserta ujian dan implikasi anggaran.

2. Hasil UN SMA dan sederajat tahun 2013 yang akan dijadikan sebagai syarat kelulusan dan persyaratan masuk PTN perlu dipertimbangkan kembali dengan kajian mendalam.

Terhadap poin kedua tersebut, F-PKS dan F-PPP memberi catatan. PKS berpendapat bahwa hasil UN SMA dan sederajat tahun 2013 tidak dapat dijadikan syarat kelulusan dan persyaratan masuk PTN. Sementara F-PPP berpendapat masih memerlukan waktu untuk mengambil keputusan karena UN tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

II. Komisi X DPR RI mendesak Mendikbud RI untuk:

1. Melakukan evaluasi secara menyeluruh dan mengambil langkah tegas terhadap pengambil kebijakan, pelaksana, dan pengawasan pengadaan dan distribusi naskah UN 2013.

2. Segera menyelesaikan investigasi proses pelaksanaan pengadaan naskah UN tahun 2013 dan menyerahkan hasil investigasi tersebut secara resmi kepada Komisi X.

3. Menyampaikan laporan pelaksanaan dan evaluasi UN tahun 2013 setiap jenjang pendidikan secara komprehensif, paling lambat satu bulan setelah seluruh pelaksanaan UN tahun 2013 selesai.

III. F-PKS meminta ada audit investigasi dari Badan Pemeriksa Keuangan III. Komisi X mendesak Mendikbud untuk meninjau kembali Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, utamanya terkait dengan tugas, wewenang, dan peran Badan Standar Nasional Pendidikan dalam menyelenggarakan UN.

IV. Dalam rangka pengawasan, evaluasi pelaksanaan UN tahun 2013, dan landasan pengambilan kebijakan UN tahun 2014, Komisi X dan Kemdikbud sepakat membentuk Panitia Kerja Evaluasi Pelaksanaan UN Tahun 2013.

Sumber: Kompas.com

 

Jadwal UN dan UNPK 2013

english-compositionBerikut ini adalah jadwal ujian Nasional dan Ujian Nasional Program Kesetaraan (UN – UNPK) 2013. Rencananya akan berbarengan antara sekolah formal dan sekolah non formal seperti kejar Paket.

Jadwal yang telah beredar berikut ini didapat dari sms penilik kami yang telah diberitahu dan disuruh menyebarkan kepada masyarakat. Namun begitu, jadwal ini  belum resmi dirilis oleh Kemendikbud, masih menunggu tanda tangan Menteri.

Untuk Kisi-kisi Ujian Paket bisa dilihat dan didownload Kisi-Kisi-PAKET-A-B-C.

Jadwal UN 2013 SD/MI

Jadwal Latihan UN SD Tahap I 21-23 Maret 2013
Jadwal Latihan UN SD Tahap II 15-17 April 2013
Ujian Nasional SD Utama 6-8 Mei 2013
Ujian Nasional SD susulan 13-15 Mei 2013
Jadwal UN 2013 SMP

Jadwal Latihan UN SMP Tahap I 21-23 Feb 2013
Jadwal Latihan UN SMP Tahap II 18-20 Maret 2013
Ujian Nasional SMP Utama 22-25 April 2013
Ujian Nasional SMP susulan 29 April – 2 Mei 2013
Jadwal UN 2013 SMA/SMK

Jadwal Latihan UN SMK tahap I 21 – 23 Feb 2013
Jadwal Latihan UN SMK tahap II 18-20 Mar 2013
Jadwal Latihan UN SMA Tahap I 25-27 Feb 2013
Jadwal Latihan UN SMA Tahap II 20-23 Maret 2013
Ujian Nasional SMA/SMK Utama 15 – 18 April 2013
Ujian Nasional SMA/SMK susulan 22 – 25 April 2013

Begitu pula, tentang kepastian apakah jadwal UNPK apakah jadi bersamaan atau setelah pelaksanaan UN juga masih menunggu rilis resmi kementerian.