Mengikuti Sosialisasi Dapodik Kesetaraan

Data pokok pendidikan (dapodik) khusus kesertaaan kini sudah diluncurkan, semua satuan pendidikan seperti PKBM yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan wajib menginput data.

Bertempat di PKBM Negeri 09 Cilandak,  antara jam 09-14.00 Suku Dinas  Jakarta Selatan Wilayah 1,   mengikuti sosialisasi dapodik kesetaraan Dikmas, di PKBM Negeri 09. Dibimbing oleh tenaga ahli yang terbiasa mengurus Dapodik  Bapak Andung dengan didampingi Kepala Seksi PNFI Jakarta Selatan 1, Ibu Ernita Sinaga.

Dapodik (data pokok pendidikan) Pendidikan Masyarakat dalam hal ini adalah PKBM sebagai penyelenggara program Paket A, B dan C harus menginput peserta didiknya dengan detail dan lebih teliti lagi. Misalnya, hal yg biasanya tidak pernah dilakukan adalah memasukkan NISN, nomor NIK dan nomor peserta UN serta SKHUN. Komponen ini menjadi wajib dimasukan, untuk menunjukan valid tidaknya seorang peserta didik.

Karenanya, sekarang peserta program Paket A, B dan C mesti berhati-hati tentang data pendukungnya, harus benar2 asli dengan legalisir dari satuan pendidikan sebelumnya. Selain itu, menjadi hal penting yg harus diperhatikan adalah menjadi peserta didik merupakan bagian dari proses yg diketahui bukan saja oleh lembaga pendidikan, tetapi oleh pemerintah dan masyarakat pada umumnya.

Dalam acara yg harusnya dihadiri oleh semua penjab PKBM se Jakarta Selatan 1 ini kita diminta memasukan data pesdik dll sebelum tanggal 31 Desember. Nantinya data yg masuk ke sini, akan diverifikasi oleh Dinas Kota, maka secara online pula semua peserta didik yg dimasukkan ke dapodik itu bisa ikut UN atau tidak rergantung kelengakapan data dan pengesahan Kab/Kota.

Selain itu, dengan online pula kita bisa mengajukan nomor NISN Pesdik, sesuai POS UN bahwa peserta didik yang ikut ujian nasional harus memiliki  NISN maka fasilitas dapodik  ini satu-satunya jalan guna mendapat NISN dengan akurat karena langsung dari sumbernya.

Setelah satuan pendidikan mendata semua perangkat pendidikannya ke 8355 milik DKI Jakarta datadikdki.net, kemudian masuk pula di aplikasi Admin 43 milik Puspendik, dalam bulan Desember ini punla, dibebani satu lagi yaitu dapodik milik Kementerian, kenapa gak kompak kerjasama ya, kasihan satuan pendidikan spt PKBM yg minus PTK harus pintar-pintar bagi waktu agar bisa menyelesaikan semuanya. Dari sini saya belajar bahwa mengurus pendidikan itu harus ekstra smart, ekstra strong n extra joss…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s