Tidak Lulus SMA Ikuti Paket C

GambarPada tanggal 15-18 April 2013 adalah “pertempuran” habis-habisan siswa SMA  menundukkan soal-soal ujian nasional (UN) hasil dari belajar tiga tahun. Nilai kelulusan naik menjadi 99,86 persen sehingga hanya 76 siswa yg gagal UN dari 125 ribu pelajar DKI. Bagi mereka yang tidak lulus, bisa mengikuti ujian paket C. 

Ujian Paket C sendiri merupakan “hajatan” nasional dari Kemdikbud RI bersamaan dengan ujian Nasional sekolah SMA formal. Sehingga kedudukan warga belajar Paket C dan siswa sekolah SMA sama-sama memiliki hak untuk diakui secara hukum. 

Perbedaan apakah yang mendasari SMA dan Paket C?
Hampir sulit menemukan perbedaan antara lulusan paket C dengan SMA. Sebab antara keduanya memiliki ijazah yang disyahkan oleh dinas pendidikan di masing-masing wilayah. Hanya saja di ijazah tertulis jika lulusan SMA sedangkan warga belajar ditulis lulusan program Paket C.  

Dari sisi kesulitan soal-soal yang ditest, hampir sama tidak ada perbedaan yang signifikan dalam penguasaan materi ujian. Hal ini dikarenakan materi soal SMA dan Paket C berasal dari kurikulum yang sama, dan buku-buku yang sama pula. Namun sedikit perbedaanya, pada pelajaran bahasa Inggris, bila di SMA ada listening sementara untuk Paket C tidak ada. Namun bobot materinya hampir sama. 

Kelebihan Paket C dbanding SMA

Dari urian di atas, terdapat nilai-nilai yang setara  antara SMA dan Paket C, dan tidak ada perbedaan signifikan antara keduanya. Di sisi lain pendidikan di kejar paket C  lebih unggul dibanding sekolah SMA. Terutama dalam hal kelola waktu belajarnya. 

Jika di SMA menggunakan pola full day learning, di Paket C justru menggunakan pola long life learning. Usia dan umur tidak menjadi kendala belajar di Paket C begitupula  waktu belajar disetting dengan disesuaikan dengan waktu belajarnya. Dari sisi ini, waga paket C bisa diikuti oleh mereka yang usianya sudah over limit sedangkan siswa SMA dibatasi usianya. 

Selain usia yang dibatasi, waktu belajar bagi warga belajar Paket C tidak setiap hari, mereka cukup melakukan tatap muka minimal 20% kehadiran selebihnya adalah tugas mandiri dan tutorial. Namun meskipun hanya 20% kehadiran, mereka ditantang untuk terus menggeluti dan menyelesaikan kompetensi yang ditetapkan satuan pendidikan. 

Pola belajar yang diterapkan pada warga belajar paket C mirip dengan pola belajar di perkuliahan. Ujian mandiri, ujian lisan, dialog non formal dan itneraksi antara tutor dan warga belajar dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja sesuai dengan masing-masing tutor menyepakatinya.

Selain hal tersebut, bagaimana dengan biaya pelaksanaan program paket C? 
Khusus di PKBM Edukasi Jakarta, tidak membebani terlalu berat, kami hanya menetapkan Rp. 50 ribu per bulan untuk SPP.  

Dengan adanya kelebihan-kelebihan tersebut, maka segeralah bagi anda yang belum lulus tingkat SMA namun umur sudah tidak memungkinkan, ikutilah program Paket C dari PKBM Edukasi Jakarta. Kami siap melayani pendidikan kesetaraan dan program keterampilan. 

 

10 thoughts on “Tidak Lulus SMA Ikuti Paket C

  1. Ping-balik: Penerapan E-Learning untuk PLS | PEDUKASI JAKARTA

  2. Ping-balik: PKBM, Tumbuh Sesuai Potensi Lokal | Pencerahan Pendidikan Nonformal

  3. Apakah paket c tersedia utk jurusan IPA? Lalu bagaimana jika seseorang yg tlah memiliki ijazah sma formal ingin memiliki ijazah paket, apa diperbolehkan? Jika boleh, bagaimana status ijazah sma formal yg tlah didapatkan sebelumnya? Terimakasih

    Suka

  4. Adanya ijazah paket C apakah nanti susah mendapat pekerjaan?

    Jawab:
    iya susah mendaptkan pekerjaan kalau tidak usaha
    sama spt lulusan S1 kalau tidak berusaha ya susah

    Suka

  5. Jika mempunyai ijazah paet C apakah nanti akan susah mendapat pekerjaan?

    Jawab:
    segala sesuatu tergantung niatnya,
    jika menganggap susah ya susah
    jadi memang bakal susah mendaptkan pekerjaan kalau tidak usaha
    sama spt lulusan SMA dan S1 kalau tidak berusaha ya susah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s