Suka Puasa, Tahajud dan Duha, Triana Oktaviani Peroleh UN-Tertinggi

Triana Octavia, Rajin Puasa, Shoalat Malam dan Sholat Duha meraih UN Tertinggi se-Indonesia

Kali ini PKBM Edukasi ingin menceritakan kembali seputar peraih nilai UN tertinggi se-Indonesia dari SMA. Jika Mutiarani peraih nilai tertinggi tingkat SMK, maka Triana Octavia dari tingkat SMA.

Hasil didikan orang tua yang cukup ketat tidak selamanya membuat anak sekolah merasa ditekan. Justru, dengan menanamkan disiplin kepada anak saat belajar dan ibadah, Triana Octavia, siswa kelas XII IPA 5 SMAN 2 Kuningan akan menjadi peraih nilai UN tertinggi se-Indonesia.

Dari hasil ujian nasional tingkat SMA, yang diumumkan pada Sabtu, 25 Juli 2012,  diperoleh  10 besar peraih UN teringgi, dari tingkat SMA dan SMK. Mutiarani mewakili SMK dan Triana Octavia mewakili  nilai tertinggi tingkat SMA. Keduanya dari wanita yang berasal dari keluarga yang hidup sederhana.

Ketat

Dari penelusuran berita, terkuak rahasia orang tua Triana Octavia dalam mendidik anaknya.  Drs. Syahrul Arifin,  dan Uhintawati  adalah pejabat PNS di Kuningan, amun hidupnya tetap sederhana, tidak ada barang merah di rumahnya. Namun begitu, sebagai orang tuanya, sangat ketat dalam mendisiplinkan ketiga anaknya, terutama Triana Otavia ini.

Saya melarang dengan tegas Triana menonton televisi dan melarang bermain FB saat menjelang UN. Ibunya pun sangat ketet mengawasi anaknya dalam belajar. Ketatnya disiplin kedua orng tua ini berbuah manis. Hal ini diakui oleh  ayahnya bahwa tegasnya kedua orang tua mendidik Tria, panggilan akrab sehari-hari,  agar dia lulus itu saja, katanya seperti dikutip koran Cirebon.

Hal yang tidak biasa dalam mendidik anak seperti ditutukan oleh ayahnya, bahwa Tria diharuskan melaksanakan sholat malam (tahajud) dan shalat duha di pagi hari.  Rupanya nasehat orang tuanya ini menjadikan Tria istiqomah mengerjakan sholat malam dan siang. Tentu saja sholat malam dan duha adalah sholat tambahan (sunnah) selain shalat wajib yang lima.

Dari sisi Tria sendiri mengakui bahwa orang tuanya sangat tegas mendidik dirinya, namun pemiik wajah puith ini sangat menghormati kedua orang tuanya.

“Papah dan mamah sangat tegas. Tapi saya mematuhinya karena ingin meraih masa depan yang gemilang. Saya hanya berusaha belajar yang baik dan tak pernah terpikirkan bisa meraih nilai ujian nasional tertinggi se-Indonesia,”  kata  Tria,  yang bercita-cita jadi dokter.

Pengakuan Sekolah

Pihak sekolah tidak menyangka sama sekali jika Triana Octavia itu adalah peraih UN tertinggi se-Indonesia sebab Tria tergolong anak biasa saja dalam prestasi sekolahnya. Bahkan diakui, Tria masuk dalam 15 besar, karenanya pihak sekolah cukup mengagetkan.

Namun diakui kalau Tria itu memiliki kelebihan. Apa kelebihan Tria dibanding siswa lainnya, menurut Drs. Reindra, Wali Kelas XII IPA 5 SMAN2 Kuningan, kelebihan gadis yang lahir 28 Oktober 1993 itu pada penampilannya yang sopan, dan baik hati. Dalam hal belajar ia memiliki ketekunan dan kerajinan dalam memanaj belajar. Di samping itu, motivasi belajarnya sangat tinggi.

”Mungkin karena ia merasa enjoy ketika mengerjakan soal UN. Didorong pula dengan kerajinannya beribadah seperti puasa Senin-Kamis dan salat duha,” ungkapnya yang diamini  Kepala SMAN 2 Kuningan, Drs Bambang Sri Sadono MPd, saat diwawancarai di rumahnya, Dusun Jagara, Kecamatan Darma, Kuningan, Jawa Barat.

Dukungan keluarga untuk kesuksesan belajar Triana juga besar, sampai-sampai ibunya ikut berpuasa selama anaknya ikut UN. Keprihatinan orang tua yang jarang ada. ”Sewaktu UN saya sempat menanyakan kepada Triawati bagaimana dorongan orang tuanya. Ia menjawab, mamahnya rajin puasa selama UN dilangsungkan,” ujarnya.

Demikian itulah cerita yang dikutip dari koran Radar yang telah mendatangi rumahnya. Pengakuan wartawan melihat ruamhnya cukup sederhana. Namun begitu, kondisi yang membuat orang tuanya begitu disiplin membuat anaknya pun turut serta dalam irama disiplinnya.

Triana mendapatkan nilai UN sangat tinggi 58.60 untuk masing-masing pelajaran mendapat angka di atas 9, bahkan untuk nilai Kimia, gadis berjilbab ini,  mendapat angka 10.

Luar biasa! selamat buat Triana Octavia, kejeniusan dan keseriusan serta keramahan  dan ketajaman rohani yang terus diasah lewat puasa, shalat malam dan duha, semoga menjadikan perhiasan hidup Anda untu meraih cita-cita menjadi dokter. Amin.

Daftar Nama-nama Peraih UN Tertinggi…

5 thoughts on “Suka Puasa, Tahajud dan Duha, Triana Oktaviani Peroleh UN-Tertinggi

  1. Sunggu mengharukan. Walaupun berita terakhir menyebutkan, lulusan UN tertinggi ini terancam tidak bisa melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi karena tidak ada biaya, sedangkan di sisi lain, Negara semakin menghambur-hamburkan uang. Thanks bro sudah berbagi cerita, menarik.

    Suka

    • kecemasan yang sangat disayangkan. Padahal lima pilar pendidikan yang dicanangkan menteri pendidikan mestinya itu tidak ada. Sebab siapa saja yg ingin belajar maka perguruan tinggi wajib menerima dan memfasilitasi. BTW, program beasiswa bidik misi ke mana dong ya mestinya mereka otomatis tertampung …
      thanks for nice respond…

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s