Pelajaran dari Film “The Pursuit of Happyness”

Kreativitas bisa mendatangkan kesempatan dan kesempatan melahirkan peluang yang bisa dijadikan moment terindah dalam kehidupan. Namun itu berawal dari ketiadaan, keterpurukan atau kesusahan. Jika kemudian terus bersabar dalam arti berusaha melawan serangan keterpurukan itu, niscara ia akan bangkit, berlari, dan terus melawan arus ketertinggalan menuju kehidupan yang nantinya akan lebih fresh like from the oven.

Banyak orang yang gagal dan menikmati kegagalannya, dan banyak pula yang gagal kemudian menentang kegagalan itu, dan berusaha mengindarinya dengan mengejar ketertinggalan.

Mungkin kalau di Indonesia sama dengan lagu Ebiet G. Ade, “Mengejar Matahari”🙂

Pelajaran seperti ini banyak sekali dan salah satunya dari film “The Pursuit of Happyness” (Mengejar kebahagiaan) yang ditulis dalam blog Taufanrahmatillah.

melaluiPelajaran dari Film “The Pursuit of Happyness”.

One thought on “Pelajaran dari Film “The Pursuit of Happyness”

  1. “Itu benar maka saya mulai berpikir tentang Thomas Jefferson pada Deklarasi Kemerdekaan dan bagian tentang hak kita untuk hidup, kebebasan, dan mengejar kebahagiaan Dan aku ingat berpikir bagaimana dia tahu untuk menempatkan bagian pengejaran di sana.? bahwa mungkin kebahagiaan adalah sesuatu yang kita hanya bisa dapatkan dengan mengejarnya dan mungkin kita pun tidak pernah memilikinya, tidak peduli.. Bagaimana dia tahu itu? ”
    -Christopher Gardner, The Pursuit of Happyness

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s