Orang Tua Dipenjara Bila Anaknya Putus Sekolah

Orang Tua Dipenjara Bila Anaknya Putus Sekolah,  demikian itu berlaku di beberapa luar negeri seperti di Slovakia dan negara lainya. Namun di Indonesia mestinya juga diterapkan agar para orang tua tdak mengeksploitasi anak atau alasan lainnya.

Tidak ada alasan bagi orang tua untuk melarang anaknya sekolah. Malah sebaliknya, kewajiban orang tua telah dibantu oleh pemerintah karena program wajib belajar 9 tahun sudah merata diberlakukan. Kini, manfaatnya bebas biaya sekolah membuat lega para orang tua.

Namun kenapa masih banyak angka putus sekolah baik di kota besar maupun di darah, alasanya tidak jauh dari persoalan klasik, yaitu ekonomi. Dengan dalih ini, para anak usia sekolah kerap kali dimanfaatkan untuk bekerja sementara orang tuanya “leha-leha” mengawasi tingkah anaknya yang bekerja.

Hal utuk mendapatkan pendidikan harus tersalurkan kepada generasi pelajar. Bila hal ini terkendala oleh lingkungan atau oleh orang tuanya, maka orang yang menghalanginya itu telah melanggar hukum.

Apalagi dikaitkan dengan ajaran agama Islam bahwa belajar itu wajib hukumnya. Artinya, jika tidak belajar (sekolah) atau ada orang yang menghalangi keawajiban ini tentu saja ia melawan hukum agama.

Hasil pengataman sekilas di wilayah Perempatan Pondok Indah fenomena ini begitu jelas, di mana anak-anak seusia pelajar Sekolah Dasar seharusnya ada di sekolah, ini malah meminta-minta. Sedangkan ibunya tidak jauh dari preempatan tengah bercengkrama sesasama teman-temannya yang juga memiliki anak kecil  yang dipekerjakan.

Fakta kecil ini membutkikan bahwa persoalan putus sekolah bukan karena kurangnya akses kepada pendidikan, melainkan motivasi keluarga terhadap masalah pendidikan.

Mestinya, tidak ada alasan bagi orang tua untuk memasukkan anaksenya sekolah. Apakah di Sekolah Formal atau non formal seperti di Program Paket A setara SD, atau usia SMP bisa dimasukkan ke Paket B.

Kalaupun anak harus membantu orang tuanya, saya pikir sebaiknya setelah sekolah. Bila sekolah menghabiskan waktu cukup banyak maka sekolah non formal bisa dijadikan alternatif seperti paket A atau paket B.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s