Paket C

Latar Belakang

Tinginya angka putus sekolah pada jalur pendidikan formal setingkat SMA di DKI masih cukup besar. Begitu juga angka tidak sekolah. Dari data  Bapedal Jakarta, angka putus sekolah di tingkat SMA mencapai 2.180 orang di 2009 dan 1.966 orang di 2010 dari total 92.445 orang siswa. Untuk SMK angka putus sekolah mencapai 728 orang di 2009 dan 955 orang di 2010 dari total 35.990 orang siswa. Ditambah lagi dengan angka tidak melanjutkan sekolah dari tingkat SMP.

Apa itu Program Paket C

Merupakan program pendidikan menengah pada jalur pendidikan nonformal yang dapat diikuti oleh peserta didik yang ingin menyelesaikan pendidikan setara SMA/MA. Lulusan Program Paket C berhak mendapat ijazah dan diakui setara dengan ijazah SMA/MA serta memiliki keterampilan untuk bekerja dan atau mematuhi dunia usaha/industri.

Dasar Hukum Pendidikan  Kesetaraan dilandari oleh peraturan perundang-undangan sebagai berikut:

  1. UUD 1945 dan perubahannya.
  2. Tap MPR No. IV/MPR/1999 tentang GBHN.
  3. Undang-undang no. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional.
  4. Undang-undang no. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.
  5. Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonomi.
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Nomor 73 tahun 1991 tentang Pendidikan Luar Sekolah.
  7. Keputusan Menteri Pendidikand an Kebudayaan Nomor 0131/U/1991 tentang Paket A dan Paket B.

Dalam buku Acuan Kurikulum dari Direktorat Pendidikan Masyarakat Dirjen Pendidikan Luar SEkolah dan Pemuda Depdiknas, Jakarta tahun 2005, merinci pengertian pendidikan kesetaraan serta cakupannya sebagai berikut:

Pendidikan kesetaraan meliputi Program Paket A Setara SD, Paket B Setara SMP dan Paket C Setara SMA, sebagai bagian dari pendidikan nonformal yang ditujukan bagi peserta didik yang berasal dari masyarakat yang kurang beruntung, tidak pernah sekolah, putus sekolah dan putus lanjut, serta usia produktif yang ingin meningkatkan pengetahuan dan kecakapan hidup dan warga masyarakat lalin yang memberlukan layanan khusus dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai dampak dari perubahan peningkatan taraf hidup, ilmu pengetahuand ateknologi.

Peserta didik

Jika di pendidikan formal seperti sekolah menyebut siswa yang belajar dengan siswa SMA, maka pada jalur pendidikan non formal seperti program Paket C ini, dalam juknis pelaksanaan program Paket C, mereka kita sebut sebagai peserta didik.

Mereka adalah anggota masyarakat baik laki-laki maupun perempuan yang berusaha mengembang kan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu pada jalur pendidik nonformal. Peserta didik bisa juga disebut warga belajar.

Tutor
Tenaga pendidik laki-laki maupun perempuan pada jalur pendidikan nonformal yang bersedia untuk membantu proses pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang dimiliki pada Program Paket C.

Disebut tutor pada jenjang pendidikan non formal dan informal, sedangkan pada jalur pendidikan formal profesi pengajar disebut guru mata pelajaran.

Para tutor PKBM Edukasi berasal dari lulusan perguruan tinggi jurusan kependidikan strata satu dan ada yg berpengalaman pelatihan tingkat nasional dalam program kecakapan hidup serta tutor bersertifikasi dari BNSP.

Kurikulum Paket C

Ada tujuh mata pelajaran yang diajarkan di Paket C, persis seperti mata pelajaran yang diujikan pada ujian nasional program kesetaraan (UNPK), namun ditambah mata pelajaran lain untuk menunjang keterampilan dan pelajaran moral /keagamaan. Untuk Paket C IPS, mata pelajaran itu terdiri dari:

A. Mata pelajaran yang beriorientasi pada akhlak mulia dan akademik

  1. Pendidikan Agama
  2. Pendidikan Kewarganegaraan
  3. Bahasa dan Sastra Indonesia
  4. Bahasa Inggris
  5. Matematika
  6. Sejarah
  7. Ekonomi
  8. Sosiologi dan Antropologi
  9. Geografi
B. Mata Pelajaran yang berorientasi pada Kecakapan Hidup
  1. Kesenian
  2. Pendidikan Jasmani
  3. Kerumahtanggaan
  4. Ekonomi Lokal
  5. Kewirausahaan
  6. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  7. Etika Bekerja

Ada 16 Mata pelajaran di atas merupakan mata pelajaran program Paket C PKBM Edukasi, Untuk mata pelajaran yang berorientasi kecakapan hidup, ada pilihan prioritas sesuai bakat dan kemampuan para warga belajar.

Waktu Belajar

Senin – Kamis,  dilaksanakan malam hari mulai pukul 19.00 s/d 21.00 WIB

Sumber dan Sarana Belajar 

  • Buku BSE (Buku Sekolah Elektronik)
  • Buku penunjang pembelajaran
  • Komputer untuk pembelajaran
  • Komputer untuk KBU/KBM (Kelompok Bisnis Bersama)
  • Free HotSpot, sehingga warga belajar bisa menggunakan Laptop sendiri
  • Pembelajaran dibantu Slide
  • Internet Online Learning resource :
    • e-dukasi.net
    • sumber-sumber pendukung  untuk penguasaan materi.
    • E-Learning untuk warga belajar yang tidak bisa datang full.
  • White Board dan alat peraga
  • Ruang Praktek untuk program kecakapan hidup.

Standar Kompetensi

Mengajar bukanlah menyelesaikan buku, tetapi bagaimana tutor/guru menyelesaikan kompetensi para siswanya. Sehingga sumber belajar tidak saja berpatokan pada satu buku, tetapi bisa berkembang dari berbagai sumber. Karena itu yang menjadi patokan adalah standar kompetensi itu sendiri.

Berikut ini  Beberapa standar kompetensi Paket C yang dibuat oleh Litbang Kemendiknas RI.

01. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (C)
02. PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (C)
03. PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK (C)
04. PENDIDIKAN AGAMA HINDU (C)
05. PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA (C)
06. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (C)
07. BAHASA INDONESIA (C)
08. BAHASA INGGRIS (C)
09. MATEMATIKA (C)
10. FISIKA (C)
11. KIMIA (C)
12. BIOLOGI (C)
13. SEJARAH (C)
14. GEOGRAFI (C)
15. EKONOMI (C)
16. SOSIOLOGI (C)
17. ANTROPOLOGI – BAHASA (C)
18. SASTRA INDONESIA – BAHASA (C)
19. BAHASA ARAB – BAHASA (C)
20. BAHASA JERMAN – BAHASA (C)
21. BAHASA PERANCIS – BAHASA (C)
22. BAHASA JEPANG – BAHASA (C)
23. BAHASA MANDARIN – BAHASA (C)
24. SENI BUDAYA (C)
25. PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (C)

Perbandingan:

Lulusan Paket C

Warga belajar Paket C yang lulus ujian nasional, kepadanya dapat memiliki hak untuk bisa meneruskan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Ijazah paket C memiliki nilai kesetaraan dengan ijazah SMA.  Bahkan jika ingin meneruskan ke jenjang perguruan tinggi, warga belajar dapat fasiliats istimewa dari diknas. Kepadanya akan dipersiapkan dan dididik terlebih dahulu selama 3 bulan.

Bila ingin konsultasi lebih lanjut tentang  Paket C ini, jangan sungkan layangkan pertanyaan atau hubungi kami.

PKBM Edukasi
Phone/Fax: 021-7293220
Atau mail: pkbmedukasi@gmail.com

Atau silakan isi form kontak di bawah ini:

28 thoughts on “Paket C

  1. Ping-balik: Sumber Belajar: Wirausaha | PKBM EDUKASI

  2. Ping-balik: Lulusan Paket C Semakin Dibutuhkan di Dunia Kerja | PKBM EDUKASI

  3. Ping-balik: Lulusan Paket C diterima di Kampus UI | PEDUKASI JAKARTA

  4. Ping-balik: Kisi-Kisi UNPK Paket C | PEDUKASI JAKARTA

  5. Ping-balik: Pengumuman UN 2013 Paket C | PEDUKASI JAKARTA

  6. Ping-balik: Pelatihan Tutor Paket C dan Paket B | PEDUKASI JAKARTA

  7. Ping-balik: Tidak Lulus SMA Ikuti Paket C | PEDUKASI JAKARTA

  8. Ping-balik: Paket C di Pesantren | SANTRI BUNTET

  9. saya hanya lulusan SMP dan skrg sudah bekarja saya beniat mengikuti Paket C dilembaga2 yg menyediakan program paket C.. berapa lama waktu yg ditempuh untuk bisa sampai lulus? apakah sma dgn sekolah formal yg menghabiskqn wktu slma 3 tahun? untu biaya?

    Suka

  10. Saya ingin kuliah di perguruan tinggi negri tapi syarat yang diminta maksimal lulus 3 tahun dari SMA, sementara saya sudah lulus 6 tahun yang lalu.Apakah saya perlu ikut paket C atau hanya ujian kesetaraan saja ? Terimakasih.

    Suka

  11. Ping-balik: Aplikasi Raport Paket C | PEDUKASI JAKARTA

  12. Ping-balik: Pilih Paket C atau SMA? | PEDUKASI JAKARTA

  13. saya cuma lulusan smp .,
    cari kerja dmn”
    susah .,
    saya berniat melanjutkan sekolah
    lewat jalur paket C .,
    lalu bgaimana saja
    prosedurnya ??
    apakah sekolah paket c sama dgn
    sekolah formal ??
    dan apakah hrs 3thn
    dalm masa pembelajaran ., ??
    hrp berii penjelasan yha .,

    terimakasih🙂

    Suka

    • Dear Dwi Febriani syaratnya dan prosedurnya, ada niat belajar, daftar ke program paket C, kuasai kompetensi, ujian dan lulus lalu berhak dapat ijazah, jika tidak lulus, berhak mengulang kembali. waktu yg ditempuh normalnya 3 tahun jika per semester mengambil 20 skk. Jumlah SKK untuk Paket C ada 122 SKK, jika satu semester sanggup lebih dari 20 akan lebih cepat waktunya.

      Suka

    • Kalau cuma lulusan SMP, lanjutkan pendidikan formal/non formal atau berbisnis serius seperti Ibu Menteri Susi, 😀
      prosedur masuk Paket C: mau belajar dan serius
      Paket C tidak sama dg formal dalam cara belajar dan waktunya
      Tiga tahun paling lambat

      Suka

  14. Ping-balik: Paket Internet 3 Mahasiswa | Cara Daftar

  15. Ping-balik: Aplikasi Nilai Pendidikan Kesetaraan (ANIPEKA) | PEDUKASI JAKARTA

  16. Ping-balik: Dua Peserta Didik Edukasi Jakarta Tembus PTN | PEDUKASI JAKARTA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s