Latest Post

Dua Peserta Didik Edukasi Jakarta Tembus PTN

Paket C

Jelang UN (Hamda) Paling kiri

Melalui jalur SBMPTN (Seleksi bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Hamda dan Rama diterima di perguruan tinggi negeri (PTN).

Dua peserta didik itu adalah Rama, setelah gagal di pilihan pertama kampus ITB namun bisa diterima di Fakultas teknik jurusan teknik elektro Universitas Negeri Jenderal Soedirman, Purwokerto Jawa Tengah. Kemudian Hamda, gagal di pilihan pertama UI namun masih  diterima di fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Negeri TIrtayasa, Serang, Banten.

Sesuai dengan impian orang tuanya dan juga niat yang kuat agar bisa kuliah di PTN rupanya memberikan energi positif bagi Hamda dan Rama untuk tetap fight dalam menghadapi masa depan dan hari-hari belajar di PKBM Edukasi yang diselenggaran setiap hari Sabtu dan Minggu ini.

Keduanya masuk jurusan IPA di Paket C ini, dan mereka pada awalnya sudah dikasih tahu bahwa PKBM Edukasi tidak menyediakan tutor Mapel IPA, Fisika, Kimia dan Biologi. Adapun Mapel lainnya seperti Matematika, English yang sama dengan jurusan IPS tersedia. Karenanya kami memberikan pilihan  bila ingin tetap menduduki jalur IPA, silakan mapel inti jurusan IPA dibelajarkan secara mandiri. Rupanya keduanya nekad tidak mengurungkan niatnya masuk Paket C di PKBM Edukasi.

Hamda Himada, misalnya, pernah drop out kelas XI SMAN XX karena tuduhan tawuran sehingga dengan terpaksa dia melanjutkan selama dua tahun di PKBM Edukasi kelanjutannya agar dapat memperoleh ijazah setingkat SMA dan bisa melanjutkan ke jenjang perkuliahan menggapai cita-citanya.

Sedangkan Ramadhan umurnya sudah cukup dewasa, ia “ngotot” ingin langsung kelas XII dan karenanya ia melakukan placement test. Ternyata soal-soal yang harusnya dikerjakan untuk kelas XII mampu mengerjakannya dengan baik bahkan nilai bahasa Inggris hampir 100. Saat mendaftarpun kami meminta raport SMP saat menyodorkan bukti raportnya nilainya A semuanya. Karena itu kami tidak meragukan potensi akademiknya untuk langsing ke kelas XII.

Meskipun dengan sarana yang terbatas tidak seperti sekolah negeri atau sekolah swasta, PKBM Edukasi Jakarta sebagai lembaga penyelenggara Paket C  yang berlokasi di Kebayoran Lama Utara ini, tetap terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan jenjang pendidikan setara SD, SMP dan SMA dengan terus berupaya menyesuaikan dengan standar isi dan standar proses Permendiknas (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional) Permendikbud 14 tahun 2007 dan Permendiknas No. 03 tahun 2008.

Menjadi pelayan pendidikan non formal tidaklah mudah sebagaimana pendidikan model sekolah. Kendala sarana dan prasaran, juga pembinaan serta pengawasan dari dinas terkait tidak seketat pendidikan model sekolah. Hal ini tentu saja berdampak kepada mutu lulusan program pendidikan kesetaraan seperti Paket A, Paket B dan Paket C.

Tidak banyak lulusan Paket C yang bisa diterima di perguruan tinggi negeri, karenanya peserta didik yang bisa diterima di PTN tidaklah sama gaya belajar dan modelnya. Untunglah Paket C sebagai program pemerintah memberikan kebebasan kepada penyelenggara untuk mengatur jadwal dan aturan mainya hasil dari pengembangan Standar Proses dan Standar Isi yang ada.

Selamat untuk Hamda yang diterima di Universitas Tirtayasa, Banten jurusan Akuntasni dan Rama yang diterima di UNSOED jurusan Teknik Elektro semoga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi untuk mengharumkan nama baik bangsa menuju kemandirian dan kesejahteraan.